Memotivasi dan Menginspirasi

Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Juni 2019

Lebih Hemat Beli Rumah KPR Tunai, Kredit, Atau Bangun Rumah Sendiri ?



Rumah wajib dipenuhi oleh setiap orang khususnya yang sudah berkeluarga. Namun punya rumah bukan merupakan sesuatu yang mudah untuk diwujudkan.

Sebenarnya ada banyak cara untuk dapat mewujudkan impian punya rumah sendiri, bisa dengan beli sendiri atau bisa juga dengan warisan. Tapi kita tidak bahas yang warisan ya, saya hanya akan bahas yang beli sendiri saja.

Punya rumah bisa didapat lewat cara beli KPR dengan cara mencicil, bisa membeli KPR dengan tunai, atau bisa juga membangunnya sendiri dari awal. Mana yang lebih baik diantara ketiga cara tersebut?

Semua cara diatas itu tergantung dari keadaan seseorang juga ya, masing masing orang berbeda beda kemampuannya. Saya hanya akan membandingkan kehematan diantara ketiga cara tersebut.

Metodenya sederhana, kita ingin punya rumah ukuran bangunan 6x6 atau sering disebut dengan tipe 36, dan luas tanah 10x10 meter persegi. Kemudian saya akan membandingkan biaya mendapatkan rumah dengan spesifikasi tersebut dengan ketiga cara tadi.

Cara Kredit Rumah KPR

Dengan cara kredit kita bisa punya rumah hanya dengan DP yang kecil, kalau non subsidi hanya dengan 8 juta saja kita bisa dapat  rumah, bahkan kalau yang subsidi DP nya bisa lebih kecil lagi, dan bisa dicicil beberapa kali.

Kemudian kita mencicil selama beberapa tahun, kalau DP dan cicilannya kecil tentu jangka waktunya lebih panjang bisa sampai 15-20 tahun, dan biasanya cicilan perbulan bisa berubah seiring dengan peningkatan suku bunga bank indonesia, kalau suku bunga naik maka cicilan akan naik, begitu juga sebaliknya.

Kenaikan suku bunga inilah yang membuat bengkak pengeluaran yang kita bayarkan setiap bulan, walaupun jika suku bunga turun apakah cicilan akan diturunkan? Kayaknya ngak deh, dan suku bunga jarang sekali turun, relativ naik setiap tahunnya.

Saya mensurvey harga rumah KPR di daerah itu rata rata 150 juta untuk tipe 36. Itu belum termasuk biaya administrasi, biaya notaris balik nama, biaya survey, perizinan dan lain lain. Kita juga akan menanggung biaya kenaikan bunga bank, ditambah lagi biaya pinalti keterlambatan membayar cicilan. Jadi total yang kita keluarkan sampai lunas cicilan adalah sebesar 150 juta lebih.

Beli Rumah KPR Tunai

Dengan cara membeli tunai kita bisa dapat harga yang lebih murah dibandingkan dengan kredit tentunya. Dengan tipe rumah yang sama yaitu tipe 36 maka kita bisa dapat lebih murah mungkin berkisar 120 juta sampai 130 juta, ataupun juka sama dengan harga kredit, maka masih lebih hemat karena kita tidak dikenakan biaya kenaikan bungan dan denda keterlambatan.

Bangun Rumah dari Awal

Untuk bangun rumah dari awal membutuhkan proses yang cukup panjang, kita harus membeli tanah dulu, beli bahan bangunan dan menyewa jasa tukang bangunan.

Untuk harga tanah di daerah berbeda beda setiap lokasi, kita ambil lokasi yang rame atau kita pilih yang dekat dengan perumahan KPR saja biar fair, biasanya harganya 200 ribu permeter persegi, jadi untuk ukuran 10x10 meter kita butuh 20 juta.

Biaya bahan bangunan sampai jasa tukang itu paling mahal 2 juta permeter. Totalnya 36x2 juta = 72 juta.  20juta + 72 juta = 92 juta

Kesimpulannya adalah biaya untuk beli rumah KPR kredit butuh biaya 150 juta lebih, beli KPR Tunai 120 juta, biaya bangun rumah dari awal 92 juta saja. Jadi biaya bangun rumah dari awal adalah yang paling hemat diantara cara cara yang lain.


Share:

Sabtu, 25 Mei 2019

Jurus Jitu Bebas Masalah Keuangan Saat Lebaran



Tak terasa bulan puasa tahun ini sudah hampir berakhir, dan lebaran sudah semakin dekat. lebaran di Indonesia selalu meriah, apalagi dikampung kampung yang menjadi tujuan pulang bagi orang orang yang sepanjang tahun menghabiskan waktunya merantau di kota untuk mencari nafkah, sehingga moment moment seperti lebaran ini menjadi momen spesial. Mereka bisa kumpul bersama orangtua dan keluarga besar dikampung halaman.

Dan bagi masyarakat yang memang tinggal dikampung, lebaran menjadi salah satu momen spesial yang meriah, keramaian dimana mana, mulai dari saling silaturahmi sampai acara lomba permainan tradisional.

Namun masalahnya adalah, semua kesenangan kesenangan itu harus ditopang  dana yang dibutuhkan haruslah mampu menutupi semua kebutuhan selama lebaran.

Bagi yang tinggal dikota, biaya pulang kampung pasti sangat besar, bahkan bisa sama besar dengan budget belanja bulanan keluarga selama enam bulan.

Budget dikeluarkan mulai dari membeli tiket mudik, apalagi yang naik pesawat, tiket pesawat sekarang naik cukup tinggi, belum biaya makan dijalan, oleh oleh untuk keluarga dikampung, biaya THR untuk keluarga, biaya sehari hari dikampung, sampai beli oleh oleh untuk tetangga dikota. Semua itu perlu dana yang sangat besar ya.

Akibatnya banyak orang yang kolaps kekurangan dana sehingga tak jarang yang pinjem uang untuk menutupi kekurangannya. Ada sedikit tips yang kiranya berguna untuk mengatur keuangan agar dananya tepat dan tidak kolaps sehingga harus pinjem uang. 

1. Buat perencanaan budget
Rencanakan semua kegiatan anda ketika lebaran, buat daftar kebutuhan anda, setelah itu anda review lagi dan hapus beberapa kebutuhan yang anda rasa tidak perlu. Perencanaan budget haruslah sesuai dengan rasional pendapatan anda.

2. Sisihkan uang beberapa bulan sebelum lebaran
Menyisihkan uang beberapa bulan sebelum lebaran akan mempermudah kita dan tidak terlalu bergantung pada THR yang terkadang cairnya belum tentu kepastiannya. Jika uang yang terkumpul seebelum lebaran sudah cukup, maka anda bisa dapat bonus dengan THR yang bisa anda tabung.

3. Cari penghasilan tambahan
anda bisa bisnis online,atau jualan baju, jualan takjil, buka jasa service dll. Biasanya dibulan ramadhan ini minat belanja masyarkat sangat tinggi dan bisa menjadi peluang anda untuk mendapat uang tambahan dengan berjualan.

4. Cari diskonan
Bulan ramadhan selain dibanjiri oleh keberkahan juga dibanjiri oleh diskonan, semua barang didiskon, mulai dari baju, tiket kereta, tiket pesawat.

Demikianlah sedikit tips yang mungkib berguna bagi teman teman dalam menghadapi lebaran. Semoga lebaran tahun menjadi berkah dan ladang pahala bagi kita semua. Jangan sampai lebaran menjadi bencana bagi yang tidak menghadapinya dengan cara yang baik.

DUKUNG TERUS BLOG INI DENGAN CARA SHARE ARTIKELNYA DAN FOLLOW BLOG INI. TERIMA KASIH


Share:

Recent Posts

Pengikut